Ciri ciri, Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Rabies pada Anjing

Rabies merupakan salah satu penyakit anjing yang paling terkenal dan ditakuti. Hal ini dikarenakan penyakit ini dapat membunuh hewan yang terinfeksi dan menularkannya pada manusia yang tergigit. Rabies disebabkan oleh virus. Virus inilah yang kemudian menyerang susunan saraf dan otak pada anjing. Virus inilah yang kemudian menetap pada air liur hewan yang terinfeksi.

Ciri-ciri anjing rabies dapat terlihat dari kegelisahan serta kehilangan selera makan dan minum. Selain itu keresahan yang semakin meningkat akan mengarah pada kegembiraan yang tidak terkendali dan menyebabkan keluarnya air liur. Setelah itu otot tenggorokan mengalami kejang dan mengakibatkan sakit pada pita suara. Adanya gangguan pada pernafasan ini akan membuat anjing susah minum.

Anjing yang mengalami masalah pernafasan akibat sakit rabies akan mengalami ciri-ciri seperti dehidrasi. Dehidrasi inilah yang kemudian menyebabkab penurunan berat badan. Selain hal-hal di atas maka ciri-ciri anjing rabies dapat terlihat dari tingkah laku anjing yang berubah agresif dan tiba-tiba menggigit apa saja kemudian berlari sejauh beberapa kilometer. Namun adakalanya hanya terjadi rabies jinak yang menyebabkan anjing mengalami kelumpuhan lokal ataupun total. Kelumpuhan inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian.

Cara pencegahan penyakit rabies ini biasanya dilakukan dengan cara pemberian vaksinasi rabies pada saat anjing berumur 4 hingga 6 bulan. Pemberian vaksin ini kemudian dilakukan secara berulang dengan sistem tahunan. Pencegahan penyakit rabies pada anjing perlu untuk dilakukan sejak dini agar anjing bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Peningkatan kekebalan tubuh inilah yang akan membantunya untuk mengurangi resiko terjangkit penyakit rabies kelak di kemudian hari.

Imunizasi rabies hanya diberikan kepada penderita yang sudah pernah mendapatkan vaksin rabies. Sementara bagi yang belum pernah mendapatkannya akan diberikan immunoglobin rabies untuk disuntikkan pada luka gigitan. Imunizasi rabies dapat mengurangi resiko pada penderita gigitan rabies. Sementara yang belum pernah mendapatkan vaksin harus mendapat suntikan pada hari ke 3, 7, 14, dan 28 untuk mencegah terjadinya infeksi rabies yang semakin parah.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by Toko Binatang